Menolak Cawan Menstruasi dan Menyalahkan “Flush” Toilet Duduk: Obsesi Keperawanan Masyarakat “Primitif”

“Eh emang ga sakit?” “Ga ‘ngganjel’ apa di vagina?” “Yah, ga bisa dipake buat yang masih gadis/perawan dong.” “Wah, nanti robek selaput daraku, ouch!” “Yuck.. geli bayanginnya. Kayak ada penis nempel trus dibawa kemana-mana.” Tanggapan-tanggapan di atas saya terima ketika teman-teman saya yang sesama perempuan tahu bahwa saya sudah tidak lagi menggunakan pembalut ketika menstruasi […]

Read more