PostPress Release

Press Release “MALAM RENUNGAN AIDS NUSANTARA 2019” Zero Stigma and Discrimination

Press Release

“MALAM RENUNGAN AIDS NUSANTARA 2019”

Zero  Stigma and discrimination

                                                                                25 Mei 2019

 

Aliansi Remaja Biinmafo, Sahabat Remaja Manggarai Barat dan Teman Belajar Remaja Kupang dalam momen Malam renungan AIDS Nusantara ini mengajak serta semua komponen dan elemen masyarakat untuk bergandengan tangan dan memberikan dukungan postif pada ODHA serta menghapus stigma dan dkiskriminasi.

Data UNAIDS tahun 2017 terdapat 36,9 juta masyarakat berbagai negara hidup bersama HIV dan AIDS. Dari total yang ada, 1,8 juta di antaranya adalah anak-anak berusia di bawah 15 tahun dan  35,1 juta adalah orang dewasa dimana Perempuan lebih banyak yaitu 18,2 juta sedangkan laki-laki 16,9 juta

Indonesia menjadi salah satu negara Asia Pasifik yang menduduki peringkat ketiga setelah Tiongkok dan India dengan angka HIV/AIDS terbanyak di seluruh dunia dengan total sebanyak 5,2 juta jiwa. Indonesia menyumbang angka 620.000 dari total 5,2 juta jiwa di Asia Pasifik yang terjangkit HIV/AIDS (UNAIDS 2017).

Data Kemenkes menunjukan bahwa NTT merupakan 1 dari 10 provinsi seperti DKI Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Timur yang melaporkan kasus HIV terbanyak hingga Desember 2017. KPA Prov NTT mencatat pada tahun 2016 ada 4.944 orang NTT terinfeksi HIV dimana 1.287 orang meninggal dunia.

Aliansi Remaja Biinmafo, Sahabat Remaja Manggarai Barat dan Teman Belajar Remaja Kupang sebagai komunitas remaja yang hadir penuh untuk mendorong pemenuhan Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi Remaja memiliki catatatan yang sangat penting bahwa masih banyak ODHA dan OHIDA yang mendapatkan perlakuan tidak adil serta didiskriminasi dari berbagai aspek kehidupan dan dipandang sebelah mata oleh masyarakat.

Hal ini mengakibatkan ODHA dan OHIDA menjadi korban untuk kesekian kalinya dan merasa asing di lingkungan mereka sendiri. Ketidaktahuan/kurangnya pemahaman masyarakat tentang HIV/AIDS serta penularannya menambah rentannya stigma dan diskriminasi terhadap ODHA dan OHIDA di lingkungan masyarakat.

Padahal sebagai masyarakat Indonesia ODHA perlu dijamin untuk merasa aman dan nyaman serta terbebas dari semua bentuk stigma dan diskriminasi seperti yang tertera pada pasal 3 UU no 39 tahun 1999 dan UUD 1945 pasal 28 I ayat 2.

Merespon situasi terkait maka Aliansi Remaja Biinmafo, Sahabat Remaja Manggarai Barat dan Teman Belajar Remaja Kupang menyuarakan hal-hal sebagai berikut:

  1. Pemerintah perlu melanjutkan komitmen dan tanggung jawab pada isu HIV/AIDS melalui dukungan program dan pendanaan
  2. Pemerintah menjamin akses pekerjaan non diskriminatif bagi ODHA dan OHIDA
  3. Pemerintah menjamin informasi kesehatan seksual dan reproduksi sejak dini melalui kurikulumm sekolah
  4. Pemerintah menjamin informasi kesehatan seksual dan reproduksi non diskriminatif kepada remaja ragam identitas melalui layanan Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR)
  5. Menyuarakan kepada seluruh elemen masyarakat baik itu tokoh agama, tokoh adat, remaja ragam identitas untuk mengambil peran aktif dalam upaya-upaya pencegahan HIV/AIDS, menghilangkan stigma dan diskriminasi pada ODHA dan OHIDA serta kelompok minoritas lainnya.

 

 

Narahubung

ARBI                       : 0822 3780 1930

SMART                  : 0812 3999 7501

TEBE RK               : 0822 3676 2804

Comment here